Riwayat Singkat Pejuang Siliwangi Indonesia



pejuang siliwangi

Pejuang Siliwangi Indonesia yang lahir sebelum Kebangkitan Nasional, pada mulanya merupakan suatu perkumpulan PANCAKAKI SILATURAHMI (PS) sebagai Forum Dialog dan Diskusi dalam rangka merintis Perjuangan Kemerdekaan Republik Indonesia, yang lahir pada tanggal 2 Juli 1922 atas prakarsa seorang Tokoh Ulama Sufi bernama AMA RADEN POERADIREDJA (Alm) di daerah Sagalaherang, Kabupaten Subang, Provinsi Jawa Barat.

Pada zaman Revolusi fisik sebagai Organisasi Kelaskaran yang didampingi Tentara Resmi Divisi Siliwangi dibawah pimpinan Brigadir Jendral TNI H. SADIKIN M.N (Alm) dan Mayor R.DARSONO (Alm) turut berjuang dalam perjuangan total pada semua sektor, sebagai penghubung dengan Rakyat, Inteligen, Logistik, serta menkoodinasi Tentara dengan Rakyat sebagai kurir.

Menjelang kemerdekaan RI para Tokoh Pendiri memiliki gagasan dan membuat fron blockade kesemua lini diwilayah Jakarta dan Jawa Barat, sampai hijrah ke Jawa dan luar Jawa, pada zaman itulah PS turut serat membentuk TNI atau pada intinya PS turut serta andil melahirkan TNI.

Pejuang Siliwangi Indonesia sebagai Organisasi Kejuangan dan Kemasyarakatan yang bersifat Independen dengan berdasarkan

Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945, untuk pertama diitetapkan dan disyahkan oleh NOTARIS KOESWARA di Bandung pada tanggal 3 Oktober 1967 Nomor : 2/1967, dengan nama pencak Silat Partisan Siliwangi Indonesia (PS) yang kemudian disesuaikan dengan Undang – Undang Nomor : 8 Tahun 1985 tentang Organisasi Kemasyarakatan berubah namanya menjadi PARTISAN SILIWANGI INDONESIA pada tahun 1992 melalui Rakernas I di Bandar Lampung, sewaktu itu Organisasi ini dipimpin oleh Jendral (Purn) TNI H.R WIDODO mantan KASAD.

Sejalan dengan perkembangan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang berwawasan Nasional serta untuk menyambut Era Globalisasi dan atas saran dari Jendral TNI FAISAL TANJUNG selaku Panglima Angkatan Bersenjata Republik Indonesia, bahwa kata PARTISAN dianggap sudah tidak Relevan lagi, sehingga Musyawarah Nasional ( MUNAS ) III Partisan Siliwangi Indonesia di Cibubur Jakarta Timur, pada tanggal 30 – 31 Agustus 1996, telah disepakati dan ditetapkan perubahan nama Organisasi dari nama PARTISAN SILIWANGI INDONESIA menjadi PEJUANG SILIWANGI INDONESIA, yang diketuai oleh Letnan Jendral TNI (Purn) H.R WIYOGO ATMODARMINTO.

Pejuang Siliwangi Indonesia pada saat ini semakin berkembang memiliki Jutaan Anggota dan Kepengurusan DPD ( Sebanyak 23 Provinsi ), DPC ( Sebanyak 264 Kabupaten/Kota ) diseluruh Indonesia dan masing – masing wilayah memiliki Satgas Kewiraan yang disebut SATGAS KORPS WIRA BHAKTI WIBBERA RI.

Demikian Riwayat Singkat ini semoga untuk menjadi kesepahaman dan menuju NKRI dengan Motto PS.

Leave a Reply